Jumat, 31 Januari 2014

Kepentok Cinta Kakak Kelas

Nama aku Namira. Aku anak seorang dokter. Umurku 13 tahun dan hobiku ngobrol dan cerita apa ajah sama temen-temen yang sayang sama aku. Aku orangnya cerewet. Kata temen-temen aku sih. Kalau aku lagi berbicara sudah seperti bebek yang nyari induknya. Hehehe....

“Pindah Sekolah adalah hal yang menyebalkan buat aku. Bayangin ajah sudah lima kali aku pindah sekolah. Dari SD, sampai sekarang. Aduhh... aduhh berapa kali lagi nih aku harus pindah sekolah?.
aku pindah sekolah dari derah yang satu ke daerah yang lain. Mulai dari Bogor, Semarang, Bali, Cirebon, dan Jakarta. Maklum ajah Orang Tua aku dokter yang sering dipindah tugaskan kemana-mana. 
Sekarang sih aku sudah SMP.. Jadi, kata Nyokap Gue, Gue gak akan pindah lagi. Karena bokap Gue gak akan dipindah tugaskan. Huhhh... Akhirnya sekarang Gue sekolah di Jakarta.”

Ini hari pertama masuk sekolah. Cuacanya cerah! Terlihat dari kanan kiri jalan sekolah yang ramai oleh siswa-siswinya. Banyak yang berkomentar sekolah ini adalah sekolah favorit di Jakarta. Betapa beruntungnya Namira. Tapi bagi Namira, Sekolah favorit atau tidak, yang penting adalah pendidikannya. Bukan dari favorit atau tidaknya sebuah sekolah. Yang ada dipikiran Namira sekarang adalah bagaimana cara mendekatkan diri pada lingkungan sekolah yang baru ini. Biasanya pertama kali masuk sekolah baru, mereka saling tidak bertanya. Hal itu dikarenakan belum saling mengenal. Ini nihhh... yang sangat tidak disukai oleh Namira.Pertama masuk sekolah baru pasti ada yang namanya MOS atau Masa Orientasi Siswa. 

“Banyak juga ya murid barunya.” Ujar Namira. 

Ketika Namira mengucapkan kata-kata tersebut, disamping Namira ada seorang cewek. Cewek itu juga adalah salah satu murid baru di SMP ini. Perawakan cewek itu kurus kecil, berkulit putih, dan berambut panjang. Ia menimbal balik ucapan Namira.

“Iya, murid disini dari tahun ketahun memang selalu banyak, maklum ajah namanya juga sekolah favorit.” Timbal cewek tadi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar